2026.03.12 Shopee Tingkatkan Ambang Batas Layanan Pengiriman Esok Hari untuk Toko Lokal Taiwan

Shopee Tingkatkan Ambang Batas Layanan Pengiriman Esok Hari untuk Toko Lokal Taiwan
Shopee mengumumkan bahwa mulai 7 April 2026, ambang batas persentase produk yang membuka layanan "pengiriman esok hari" untuk toko lokal di Taiwan akan dinaikkan menjadi ≥50%. Penjual diwajibkan memenuhi standar ini dalam periode 31 Maret hingga 6 April. Platform juga memberikan masa transisi dari 7 April hingga 31 Mei, dengan melonggarkan ambang batas tingkat keterlambatan pengiriman menjadi <20%, dan penalti keterlambatan terkait dapat diajukan untuk dibebaskan. Mulai 1 Juni, aturan normal akan kembali berlaku, yaitu tingkat keterlambatan pengiriman <5% dan tingkat keterlambatan untuk layanan pengiriman esok hari <10%. Langkah ini mendorong penjual untuk meningkatkan efisiensi logistik dan kualitas layanan.
Kapal Kargo Thailand Diserang di Selat Hormuz, 20 Awak Diselamatkan
Kapal kargo curah kering Thailand "Mayuree Naree" diserang dan terbakar saat melintasi Selat Hormuz pada Rabu dini hari, setelah berangkat dari Pelabuhan Khalifa, Uni Emirat Arab. Angkatan Laut Oman telah menyelamatkan 20 dari 23 awak kapal dan terus mencari 3 orang lainnya. Kapal berbobot mati 30.000 ton ini mengalami kebakaran di bagian buritannya di lokasi strategis tersebut. Pusat Operasi Angkatan Laut Thailand segera mengoordinasikan upaya penyelamatan melalui saluran militer internasional. Para awak yang diselamatkan telah dipindahkan ke wilayah Oman. Investigasi atas penyebab serangan masih berlangsung. Peristiwa ini menyoroti risiko logistik di rute pelayaran penting.
Kebijakan Insentif Manufaktur Smartphone Baru India Kaitkan Subsidi dengan Ekspor dan Lokalisasi
India berencana meluncurkan kebijakan insentif manufaktur smartphone baru yang mengaitkan subsidi pemerintah secara langsung dengan skala ekspor dan tingkat lokalisasi. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan manfaat substansial bagi perusahaan seperti Apple, Samsung, dan rantai pasokan mereka. Sumber informasi menyatakan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memperkuat strategi "Made in India" melalui tuas ekonomi, dengan fokus meningkatkan tingkat lokalisasi rantai industri smartphone dan daya saing internasional. Langkah ini dapat memengaruhi pola investasi dan strategi pasokan global bagi pelaku industri.
TikTok Diproyeksikan Sumbang RM200 Miliar bagi Ekonomi Digital Malaysia di 2025
TikTok diproyeksikan menyumbang RM200 miliar bagi ekonomi digital Malaysia pada tahun 2025, setara dengan 4% dari total ekonomi digital negara dan 1% dari PDB nominalnya, sekaligus menciptakan 147.000 lapangan kerja. Menteri Ekonomi Malaysia menekankan bahwa platform ini telah membuka peluang bagi UMKM dan kreator konten, sejalan dengan tujuan pemerintah mendorong inklusi digital. Data menunjukkan TikTok telah menarik lebih dari 1,8 juta bisnis lokal, dan bermitra dengan pemerintah melatih lebih dari 100.000 UMKM. Sebanyak 97% bisnis bergantung pada platform untuk pendapatan, dengan peningkatan signifikan dalam keterampilan pemasaran digital, pembuatan konten, dan manajemen penjualan langsung.