2026.04.08 Vietnam Perketat Pemberantasan Penyelundupan dan Barang Palsu di Platform E-commerce

01. Vietnam Perketat Pemberantasan Penyelundupan dan Barang Palsu di Platform E-commerce
Badan Bea Cukai Vietnam melaporkan, dari pertengahan Oktober 2025 hingga 15 Maret 2026, pihaknya telah menangani 8.879 kasus pelanggaran terkait penyelundupan dan barang palsu yang memanfaatkan platform e-commerce (seperti Shopee, Lazada), media sosial, dan layanan ekspres. Nilai barang yang terlibat mencapai 8.041 miliar VND, dengan 83 kasus melibatkan tindak pidana. Barang yang sering ditemukan antara lain rokok, ponsel, dan mata uang asing. Kasus pelanggaran melalui jalur laut mencatat proporsi tertinggi (4.956 kasus). Bea Cukai berencana memperkuat pengawasan terhadap bisnis berisiko tinggi dan menerapkan teknologi pemindaian untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum. Bagi seller cross-border, ini menandakan lingkungan operasi yang semakin ketat dan kepatuhan yang lebih tinggi.
02. Aktivitas Penipuan Dagang Semakin Kompleks, Vietnam Tingkatkan Pengawasan
Badan Bea Cukai Vietnam menyoroti bahwa aktivitas penyelundupan dan penipuan komersial semakin kompleks, dengan pelaku yang memanfaatkan platform e-commerce dan layanan kurir. Dari total kasus yang ditangani periode Oktober 2025-Maret 2026, 10 kasus telah dituntut secara pidana. Pelanggaran banyak terkait barang terlarang, barang palsu, dan pelanggaran hak kekayaan intelektual. Sebagai respons, otoritas akan memperkuat pengawasan terhadap bisnis berisiko dan mempromosikan penggunaan teknologi seperti pemindai kontainer. Seller perlu memastikan keaslian produk dan kelengkapan dokumen bea cukai untuk menghindari risiko penyitaan dan sanksi hukum.
03. PM Malaysia Peringatkan Dampak Konflik Timur Tengah pada Ekonomi Asia Tenggara
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memperingatkan bahwa efek limpahan konflik Timur Tengah telah berdampak pada ekonomi global, khususnya kawasan Asia Tenggara. Ia menekankan pentingnya upaya diplomatik dan percepatan transisi energi untuk memperkuat ketahanan ekonomi. Anwar memperingatkan bahwa gangguan pada pelayaran di Selat Hormuz dapat sangat mempengaruhi rantai pasokan global dan stabilitas pasar, berpotensi memicu inflasi dan stagnasi pertumbuhan. Bank investasi Maybank telah menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk enam negara ASEAN tahun 2026 dari 4,8% menjadi 4,5%. Hal ini mengisyaratkan potensi tantangan makroekonomi yang dapat mempengaruhi daya beli konsumen di pasar regional.
04. Ekspor Tembaga Chile Capai USD 5,16 Miliar pada Maret 2026
Badan Statistik Nasional Chile melaporkan, nilai ekspor tembaga negara itu pada Maret 2026 mencapai USD 5,16 miliar, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya dan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini didorong oleh pemulihan harga tembaga internasional dan peningkatan volume ekspor yang moderat. Sebagai produsen tembaga terbesar di dunia, ekspor tembaga menyumbang sekitar 45% dari total ekspor Chile, sehingga memiliki pengaruh penting pada perekonomian nasional. Data ini mencerminkan dinamika perdagangan komoditas jangka pendek, yang dapat mempengaruhi sentimen pasar dan mata uang negara-negara pengekspor komoditas utama.