2026.06.12 Produksi Pabrik Malaysia Tumbuh 8,2%, Pecahkan Rekor Tercepat Sejak 2022

Produksi Pabrik Malaysia Tumbuh 8,2%, Pecahkan Rekor Tercepat Sejak 2022
Pemerintah Malaysia mengumumkan data pada Jumat (12/6) bahwa Indeks Produksi Industri (IPI) pada April 2026 naik 8,2% secara tahunan, mencatatkan pertumbuhan terbesar dalam lebih dari tiga tahun. Angka ini jauh melampaui ekspektasi ekonom sebesar 4% dan merupakan laju tertinggi sejak September 2022. Indeks yang mencakup sektor manufaktur, pertambangan, dan listrik ini bahkan sempat melonjak 10,8% bulan sebelumnya. Bagi pelaku e-commerce lintas batas, pertumbuhan produksi yang kuat ini menandakan peningkatan daya beli dan permintaan konsumen di Malaysia, membuka peluang lebih besar bagi produk impor.
Ningbo Far East Buka Jalur Langsung Buah Tropis, Durian Tiba di Jiaxing dalam 5 Hari
Ningbo Far East Shipping membagi jalur "Thailand-Vietnam" menjadi dua rute langsung, memungkinkan pengiriman point-to-point dari pelabuhan Asia Tenggara ke Zhejiang Utara. Waktu pengiriman buah tropis dipangkas dari 7-8 hari menjadi hanya 5 hari, sehingga dapat sampai ke konsumen Delta Sungai Yangtze dalam seminggu. Perusahaan menyediakan kontainer pendingin khusus, jadwal penerbangan lebih padat, serta membuka "jalur hijau produk segar" di Pelabuhan Jiaxing untuk prioritas bongkar muat dan bea cukai. Sejak diluncurkan, jalur ini telah mengangkut lebih dari 2.400 TEUs atau hampir 30.000 ton buah tropis. Dengan kebijakan tarif nol di kawasan perdagangan bebas China-ASEAN, buah seperti durian dan manggis masuk ke China dengan harga lebih murah dan kesegaran lebih tinggi.
650 Ton Bawang China Disita di Manila, Risiko Pasar Melebar
Bea Cukai Filipina menyita 26 kontainer asal China berisi 650 ton bawang merah (senilai 86,86 juta peso) di Pelabuhan Kontainer Internasional Manila. Barang ini dinyatakan "terbengkalai" karena tidak diambil dalam waktu lama dan belum membayar pajak sekitar 9,07 juta peso. Meskipun memiliki izin impor, kedatangan bawang ini bertepatan dengan musim panen lokal Filipina. Badan Industri Tanaman melarangnya masuk pasar dengan alasan kurangnya fasilitas penyimpanan dan risiko keamanan pangan, untuk melindungi harga petani lokal. Kasus ini menunjukkan risiko perdagangan pertanian kini meluas dari "tahap bea cukai" ke "tahap akses pasar". Eksportir disarankan mengevaluasi siklus produksi, fluktuasi harga, dan kapasitas rantai dingin di negara tujuan.
Aturan Baru E-commerce Indonesia, Target Praktik Jual Rugi
Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA) menyatakan bahwa Peraturan Perdagangan baru No. 19 Tahun 2026 tidak akan menghentikan promo besar seperti 11.11 dan 12.12 serta subsidi ongkos kirim, selama promosi dilakukan secara patuh. Inti aturan baru ini adalah memberantas praktik jual rugi (predatory pricing) dan subsidi tidak wajar yang memanipulasi harga. Aturan tersebut mengidentifikasi tiga jenis pelanggaran dan mewajibkan platform untuk berkoordinasi dengan regulator dalam 3 hari kerja setelah menerima laporan. idEA menegaskan aturan ini bertujuan melindungi produk lokal dan UMKM serta menertibkan perang harga yang tidak sehat di pasar.