Cara Meningkatkan Traffic Shopee
Sistem Distribusi Traffic Shopee
Traffic Shopee secara umum dapat dibagi menjadi dua kategori: traffic organik dan traffic berbayar.
1. Traffic Organik
Faktor terpenting di balik traffic organik adalah sistem peringkat Shopee—mekanisme penilaian yang menentukan bagaimana produk dan toko ditampilkan. Semakin tinggi peringkat Anda, semakin banyak eksposur organik yang akan Anda dapatkan.
Dan ini poin kuncinya: peringkat produk lebih berbobot daripada peringkat toko. Dengan kata lain, mengoptimalkan halaman produk Anda adalah prioritas utama.
Bobot Produk (dari dampak terkuat ke terlemah):
- Volume pesanan
- Tingkat konversi
- GMV (Nilai Barang Dagangan Kotor)
- Tingkat konversi "Tambahkan ke Keranjang"
- Tingkat klik-tayang gambar utama
- Jumlah "Tambahkan ke Keranjang"
- Ulasan produk
- Tingkat pertumbuhan pesanan
Perhatikan bagaimana volume pesanan selalu berada di urutan pertama. Shopee lebih menghargai volume penjualan yang konsisten daripada pendapatan dari satu pesanan besar. Anggap saja begini: penjualan yang stabil adalah indikator permintaan dan stabilitas produk yang lebih baik daripada beberapa transaksi bernilai tinggi.
Meski begitu, peringkat juga dipengaruhi oleh detail lain seperti kualitas gambar dan ulasan pelanggan. Itulah mengapa terkadang Anda melihat produk dengan penjualan sedang masih bisa berada di halaman pertama—mereka berhasil menguasai faktor-faktor lainnya.
Bobot Toko (dari terkuat ke terlemah):
- Tingkat sell-through produk
- Tingkat konversi toko secara keseluruhan
- GMV bulanan
- Volume pesanan bulanan
- Rasio pre-order
- Nilai pesanan rata-rata
Di antara ini, tingkat sell-through adalah yang paling kritis. Misalnya, jika 80% dari daftar produk Anda menghasilkan penjualan, Shopee akan mengenali toko Anda sebagai "sehat" dan memberi Anda lebih banyak eksposur organik.
Tingkat konversi juga kunci karena langsung terkait dengan pendapatan Shopee. Toko yang konversinya lebih baik secara alami diprioritaskan dalam algoritma.
⚠️ Peringatan singkat: jangan terlalu bergantung pada "S-order" (transaksi palsu). Ya, itu bisa meningkatkan angka Anda, tetapi risikonya tinggi—seperti penangguhan toko atau distorsi harga yang merusak profitabilitas jangka panjang.
2. Traffic Berbayar
Traffic berbayar = iklan.
Shopee telah menghapus iklan manual dan sekarang berjalan pada sistem promosi terpadu. Ini menyamakan peluang bagi penjual baru maupun yang sudah berpengalaman.
Jadi, haruskah Anda menjalankan iklan? Jawabannya adalah ya—tetapi dengan hati-hati.
Nyalakan iklan, dan traffic langsung melonjak. Matikan, dan traffic Anda tidak hanya turun tetapi juga bisa merusak peringkat organik Anda. Banyak penjual yang belajar dari pengalaman pahit ini.
Cara Mengoptimalkan Traffic Organik
Setelah Anda tahu mengapa traffic organik penting, mari selami enam area kunci yang bisa Anda optimalkan untuk pertumbuhan jangka panjang:
1. Traffic Peluncuran Produk Baru
Meluncurkan produk baru adalah aturan emas dalam menjalankan toko online.
Bahkan jika toko Anda tidak aktif selama berbulan-bulan, begitu Anda mulai mendaftarkan produk baru lagi, algoritma Shopee akan memberi Anda traffic. Begitulah cara sistem bekerja.
Praktik terbaik: pertahankan ritme unggahan yang stabil—misalnya, 10–20 produk baru per hari. Ini membangun data, menguji respons pasar, dan memberi sinyal kepada Shopee bahwa toko Anda aktif.
Jika Anda telah mengunggah ratusan SKU dan masih belum melihat pertumbuhan, masalahnya mungkin bukan pada kuantitas tetapi pemilihan atau optimasi produk. Di sinilah Anda perlu berubah haluan.
2. Pemilihan Produk Berbasis Data
Pemilihan produk lebih tentang "apakah persaingan untuk item ini bisa dikelola?" daripada "apakah item ini bagus?".
Jika semua orang menjual item yang sama, kue traffic terbagi terlalu tipis. Tetapi jika Anda memilih produk dengan lebih sedikit pesaing, peluang Anda untuk ditemukan melonjak.
Kesalahan umum pemula adalah mengikuti produk terlaris secara membabi buta. Hanya karena penjual lain sukses, bukan berarti Anda juga akan sukses. Mereka mungkin memiliki peringkat toko yang lebih kuat, harga lebih rendah, atau basis pelanggan yang sudah mapan.
Cara yang lebih cerdas: gunakan data pasar + kinerja toko Anda sendiri untuk memandu keputusan produk.
Carilah:
- Produk dengan penjualan yang terus meningkat (tetapi belum viral)
- Item di backend Anda yang menunjukkan pertumbuhan konsisten dalam "Tambahkan ke Keranjang," dilihat, atau disukai
👉 Alat Analitik Shopee seperti Shopdora dapat membantu Anda menganalisis data pasar Shopee nyata untuk mengidentifikasi permata tersembunyi ini.
3. Optimasi Judul untuk Traffic Pencarian
Di Shopee, judul produk bukan sekadar label—mereka adalah pemicu pencarian.
Sekitar 10% peran judul adalah untuk mendeskripsikan produk. 90% lainnya adalah untuk membuat Anda dapat ditemukan. Jika pembeli tidak bisa menemukan Anda, daftar Anda seolah-olah tidak ada.
Tips optimasi judul:
- Jangan memaksakan kata kunci. Satu atau dua penyebutan kata kunci besar (misalnya, "jeans") sudah cukup. Terlalu banyak justru merusak peringkat Anda.
- Gunakan batas 60 karakter sepenuhnya. Setiap kata bisa menjadi pemicu pencarian di masa depan.
- Campurkan kata kunci besar + variasi + kata kunci ekor panjang. Contoh: "Jeans" + "Jeans Tie-dye" + "Jeans Slim Fit Tie-dye".
- Sertakan istilah pencarian yang sedang tren. Anda dapat dengan mudah menemukannya dengan alat riset Shopee seperti alat kata kunci Shopdora.
4. Traffic Klik Gambar Utama
Gambar utama Anda adalah magnet klik. Latar belakang, suasana, fitur yang disorot—semua detail ini memengaruhi apakah seorang pembeli akan mengklik.
Jenis produk yang berbeda membutuhkan strategi gambar yang berbeda:
- Fashion: tekankan gaya dan konteks gaya hidup
- Barang praktis (mis., alat penyimpanan): sorot skenario sebelum/sesudah dan pemecahan masalah
- Produk standar (mis., earphone Bluetooth): fokus pada spesifikasi dan nilai
- Produk non-standar (mis., dekorasi rumah): sorot desain dan suasana
Coba posisikan diri sebagai pelanggan: apakah Anda akan mengklik foto Anda sendiri? Jika tidak, perbaiki sampai jawabannya ya.
5. Traffic Kampanye Toko
Promosi adalah pendorong traffic yang penting—baik offline maupun online.
Pusat Pemasaran Shopee menawarkan beberapa alat:
- Promo gratis ongkir (mengurangi hambatan pembelian)
- Hadiah follow (mengubah pengunjung menjadi pengikut)
- Kupon dan diskon (meningkatkan konversi)
- Subsidi pengiriman (mengatasi keraguan terbesar pembeli—biaya pengiriman)
Triknya adalah menentukan harga dengan cerdas. Sisakan margin yang cukup sehingga bahkan ketika diskon bertumpuk, Anda masih memiliki keuntungan.
6. Traffic Strategi Harga Rendah
Tidak setiap produk perlu menghasilkan untung. Beberapa item dimaksudkan untuk menarik traffic—mereka disebut loss leaders atau produk pancingan.
Dengan memberi harga produk-produk ini lebih rendah dari pasar, Anda mendorong traffic dan volume penjualan. Meskipun Anda sedikit rugi pada produk ini, Anda mendapatkan aktivitas toko dan mendorong pembeli ke item ber-margin tinggi Anda.
Formula kemenangannya:
- Magnet traffic (untuk menarik pembeli)
- Penggerak profit (untuk menghasilkan pendapatan)
- Produk unggulan (untuk membangun citra merek/toko)
Mainkan kombinasi ini dengan benar, dan mesin penjualan Anda akan terus berjalan.
Penutup
Sistem traffic Shopee mungkin terlihat kompleks, tetapi pada intinya, semuanya bermuara pada tiga hal: memilih produk yang tepat, mengoptimalkan daftar Anda, dan bereksperimen dengan strategi.
Jika Anda terjebak dalam kemacetan traffic, tinjau kembali area-area ini satu per satu. Perbaikan kecil yang konsisten dapat membawa terobosan besar. Bertahanlah, dan traffic Anda akan lepas landas 🚀