Kata Kunci Shopee untuk Produk Terlaris Berbasis Data
Halo, saya David.
Saya adalah seller Shopee yang menjalankan toko sendiri selama lebih dari tiga tahun. Tidak ada tim riset, tidak ada agensi, dan tidak ada “jalan pintas”. Semua keputusan saya buat sendiri, sering salah, dan pelan-pelan diperbaiki lewat data.
Di awal, saya mengira produk terlaris di Shopee itu selalu soal harga murah atau foto yang bagus. Saya habiskan banyak waktu mengubah desain, mengganti copy, dan ikut tren musiman. Tapi satu hal selalu terlewat: kata kunci di Shopee.
Saya tidak benar-benar tahu apa yang dicari pembeli.
Saya hanya menebak.
Baru setelah saya mulai membaca data penjualan Shopee di level pasar, bukan hanya toko saya sendiri, saya sadar: produk bisa terlihat biasa saja, tapi laku keras karena kata kuncinya tepat.

Masalah Umum Seller: Tidak Tahu Apa yang Dicari Pasar
Sebagian besar seller Shopee menghadapi masalah yang sama.
Kita tahu produk kita, tapi tidak tahu bahasa pasar.
Shopee Seller Center hanya menunjukkan data internal. Kita tidak bisa melihat:
- Kata kunci apa yang benar-benar dicari pembeli
- Produk apa yang konsisten terjual di satu kategori
- Brand atau toko mana yang mendominasi permintaan
Tanpa data ini, optimasi judul dan deskripsi sering jadi pekerjaan “tebak-tebakan”.
Di sinilah Shopdora mulai benar-benar terasa manfaatnya.

Mencari Kata Kunci Shopee yang Benar-Benar Dicari Pembeli
Fitur pertama yang mengubah cara saya bekerja adalah Pencarian Kata Kunci.
Saya menggunakannya langsung dari website resmi Shopdora, karena memang ini adalah data tingkat platform, bukan data satu produk.
Di dalam Pencarian Kata Kunci, saya bisa memilih:
- Negara dan site Shopee
- Kategori
- Lalu melihat data pencarian nyata seperti volume pencarian, tren, pertumbuhan, dan tingkat kompetisi
Di sinilah saya berhenti menebak.

Saya masih ingat satu produk rumah tangga yang penjualannya stagnan. Setelah dicek, ternyata kata kunci yang saya pakai hampir tidak memiliki volume pencarian. Saya menggantinya dengan keyword lain yang volumenya stabil dan relevan. Tidak ada perubahan harga, tidak ada iklan besar. Tapi dalam beberapa minggu, trafik organik mulai naik.
Itu bukan kebetulan. Itu efek dari memahami kata kunci di Shopee berdasarkan data nyata.
Dari Kata Kunci ke Produk Terlaris: Jangan Lompat Langkah
Banyak seller langsung mencari produk terlaris di Shopee tanpa memahami struktur pasarnya.
Saya dulu juga begitu.
Sekarang saya selalu menghubungkan keyword dengan produk lewat Pilih produk.
Melalui halaman Pilih produk di Shopdora (diakses langsung dari dashboard web), saya bisa menyaring produk berdasarkan:
- Penjualan
- Pertumbuhan
- Harga
- Rating
- Waktu listing


Yang paling penting, saya tidak hanya melihat produk yang “besar”, tapi produk yang tumbuh stabil dan masih masuk akal untuk seller skala kecil.
Sering kali saya menemukan produk dengan volume penjualan bagus, tapi hanya didorong oleh satu brand besar. Produk seperti ini biasanya sulit ditembus. Tapi lewat Pilih produk, saya bisa melihat distribusi toko dan brand, lalu memutuskan apakah pasar tersebut masih sehat untuk dimasuki.
Memastikan Pasar Sehat Lewat Data Penjualan Shopee
Setelah menemukan produk dan keyword yang masuk akal, saya selalu melakukan satu langkah tambahan: memeriksa struktur pemain pasar.
Di sinilah saya menggunakan Peringkat Toko & Peringkat Produk.
Fitur ini juga diakses dari website Shopdora, dan memungkinkan saya melihat:
- Toko mana yang mendominasi penjualan
- Brand mana yang konsisten berada di peringkat atas
- Apakah penjualan terkonsentrasi atau tersebar


Saya pernah hampir masuk ke satu niche karena keyword-nya bagus dan produknya terlihat laku. Tapi setelah dicek di Peringkat Toko, ternyata 70% penjualan dikuasai dua brand besar. Keputusan saya berubah di situ juga.
Bagi saya, data penjualan Shopee bukan soal angka besar, tapi soal apakah ada ruang bernapas untuk pemain baru.
Menggabungkan Semua Langkah dalam Alur Nyata
Sekarang alur kerja saya selalu konsisten.
Saya mulai dari Pencarian Kata Kunci untuk memahami permintaan pasar. Setelah menemukan keyword yang sehat, saya masuk ke Pilih produk untuk melihat apakah ada produk yang cocok dengan permintaan tersebut. Terakhir, saya cek Peringkat Toko & Peringkat Produk untuk memastikan pasar tidak terlalu didominasi pemain besar.
Semua ini dilakukan langsung dari halaman Shopdora, tanpa perlu tools tambahan, tanpa scraping manual, dan tanpa asumsi pribadi.
Pendekatan ini jauh lebih lambat dibanding ikut tren. Tapi jauh lebih stabil.

Kenapa Pendekatan Ini Cocok untuk Seller Jangka Panjang
Banyak artikel cara jualan di Shopee membahas trik cepat.
Tapi seller yang bertahan lama biasanya tidak mengejar lonjakan sesaat. Mereka mengejar konsistensi.
Dengan Shopdora, saya tidak merasa sedang “mencari celah”. Saya merasa sedang membaca pasar. Itu perbedaan besar.
Saya tahu kapan harus masuk, kapan harus menunggu, dan kapan harus mundur. Dan semua keputusan itu berbasis data, bukan perasaan.
Penutup: Produk Terlaris Selalu Dimulai dari Keyword yang Benar
Produk terlaris di Shopee hampir tidak pernah muncul secara kebetulan.
Di baliknya selalu ada kata kunci yang tepat, permintaan nyata, dan struktur pasar yang masuk akal.
Dengan Pencarian Kata Kunci, Pilih produk, dan Peringkat Toko & Peringkat Produk dari Shopdora, saya tidak lagi bekerja dalam gelap. Saya tahu apa yang dicari pembeli, apa yang laku di pasar, dan apakah sebuah niche layak dimasuki.
Jika kamu ingin membangun toko Shopee yang tidak hanya ramai sesaat, tapi bertahan lama, mulailah dari data.
Itu keputusan terbaik yang pernah saya buat sebagai seller.