Kata Kunci Shopee: Akhirnya Saya Berhenti Menebak dan Mulai Peringkat
Halo, saya David.
Selama bertahun-tahun saya bekerja erat dengan para penjual Shopee, terutama pada satu hal yang hampir semua orang keliru di awal: kata kunci.
Bukan iklan.
Bukan gambar produk.
Bahkan bukan harga.
Kata kunci.
Kebanyakan penjual Shopee mengira mereka sedang melakukan riset kata kunci. Pada kenyataannya, mereka cuma menebak—menyalin judul pesaing, menjejalkan istilah populer, atau mengandalkan insting. Saya sendiri pernah melakukan semua itu. Rasanya produktif, tapi hasilnya jarang bertahan lama.
Artikel ini tentang apa yang benar-benar berhasil untuk saya—dan untuk para penjual yang saya bantu—dalam hal kata kunci Shopee. Bukan teori. Bukan saran SEO umum. Hanya cara praktis untuk memahami bagaimana kata kunci benar-benar mendatangkan trafik di Shopee, dan bagaimana saya menggunakan alat Shopee (khususnya, fitur terkait kata kunci dari Shopdora) untuk mengambil keputusan berdasarkan data, bukan harapan.
Mengapa "Kata Kunci Shopee" Lebih Sulit Dari Kedengarannya
Di atas kertas, kata kunci Shopee itu sederhana: Itu adalah apa yang diketik pembeli di kolom pencarian.
Dalam praktiknya, lebih berantakan.
Beberapa kata kunci mendatangkan trafik besar tapi nol konversi.
Beberapa kata kunci konversinya bagus tapi hampir tidak ada eksposur.
Beberapa kata kunci terlihat populer, tapi semua orang menawar padanya atau sudah mendominasinya.
Kesalahan terbesar yang saya lihat dari penjual adalah memperlakukan semua kata kunci dengan cara yang sama. Seharusnya tidak.
Untuk membuat keputusan kata kunci yang benar-benar meningkatkan peringkat dan penjualan, Anda perlu menjawab tiga pertanyaan dengan jelas:
- Kata kunci mana yang benar-benar mengirimkan trafik?
- Bagaimana struktur judul dari listingan yang berada di peringkat teratas?
- Peluang kata kunci apa yang ada namun belum sepenuhnya dimanfaatkan pesaing?
Di sinilah alur kerja saya berubah.
Langkah Pertama: Berhenti Menulis Judul Sembarangan (Analisis Judul)
Lama sekali, saya menulis judul Shopee seperti ini: Kata kunci utama, beberapa variasi, beberapa poin penjualan, lalu berharap yang terbaik.
Masalahnya? Saya tidak tahu kata mana di judul saya yang benar-benar bekerja.
Dengan menggunakan Analisis Judul (fitur dari Shopdora), saya mulai mendekati judul dengan cara berbeda. Alih-alih bertanya "Apakah judul ini terlihat bagus?", saya bertanya: Kata kunci mana yang paling sering muncul di judul-judul berperingkat tinggi? Bagaimana posisinya—ditaruh di depan atau disebar? Kata kunci tren apa yang saya lewatkan?
Yang paling mengejutkan saya adalah konsistensinya. Judul yang berkinerja tinggi tidak kreatif. Mereka terstruktur.
Pola kata kunci tertentu terus berulang di listingan teratas dalam kategori yang sama. Begitu saya menyelaraskan judul saya dengan pola-pola itu—tanpa menyalinnya kata per kata—impresi saya membaik dengan nyata.
Kesimpulannya: Judul Shopee yang baik tidaklah cerdik. Mereka disengaja.
Langkah Kedua: Pahami Dari Mana Trafik Sebenarnya Datang (Analisis Trafik)
Ini kebenaran yang tidak nyaman: Tidak semua trafik Shopee itu setara.
Sebagian datang dari: pencarian organik, iklan berbayar, penelusuran kategori, dan modul rekomendasi.
Sebelum melihat Analisis Trafik, saya memperlakukan semua trafik sebagai satu angka besar. Itu salah.
Dengan Analisis Trafik (sekali lagi, via Shopdora), saya bisa melihat: kata kunci mana yang mendorong trafik organik, mana yang sangat bergantung pada iklan, dan mana yang tidak mendatangkan trafik ke produk saya.
Ini mengubah cara saya memilih kata kunci. Misalnya, jika sebuah kata kunci hanya berkinerja saat iklan aktif, saya tidak mengandalkannya untuk pertumbuhan organik jangka panjang. Di sisi lain, kata kunci dengan trafik organik stabil—meski volumenya lebih rendah—menjadi bagian inti dari listingan saya.
Langkah ini membantu saya menghindari mengejar "kata kunci pamer" dan fokus pada kata kunci yang benar-benar membawa visibilitas berkelanjutan.
Langkah Ketiga: Temukan Kata Kunci yang Tidak Digunakan dengan Baik oleh Pesaing (Penambangan Kata Kunci)
Di sinilah segalanya menjadi menarik.
Kebanyakan penjual menganalisis kata kunci dengan melihat apa yang sudah jelas. Penambangan Kata Kunci membalik logika itu.
Alih-alih bertanya "Kata kunci apa yang populer?", saya mulai bertanya: Kata kunci mana yang memiliki volume pencarian nyata tetapi persaingannya relatif rendah? Kata kunci mana yang trennya naik, belum jenuh? Kata kunci mana yang sekitar itu diperingkatkan pesaing, tetapi tidak sepenuhnya dioptimalkan?
Dengan Penambangan Kata Kunci (data kata kunci tingkat platform dari Shopdora), saya bisa: memfilter kata kunci berdasarkan situs dan kategori, melihat volume pencarian, tren, dan pertumbuhan, serta memeriksa berapa banyak produk yang bersaing untuk istilah yang sama.
Salah satu kegunaan favorit saya adalah menempelkan tautan produk pesaing dan melihat kata kunci mana yang sebenarnya mereka cakup—dan mana yang mereka lewatkan. Celah-celah itu adalah peluang. Bukan jalan pintas. Bukan trik. Hanya permintaan yang kurang dimanfaatkan.
Menyatukan Semuanya: Alur Kerja Kata Kunci Shopee yang Praktis
Ini alur persis yang saya ikuti sekarang:
1. Mulai dengan Penambangan Kata Kunci
Identifikasi kata kunci dengan permintaan nyata dan persaingan yang dapat dikelola.
2. Validasi dengan Analisis Trafik
Periksa apakah kata kunci tersebut mendorong trafik organik, bukan hanya dari iklan.
3. Optimalkan dengan Analisis Judul
Strukturkan judul berdasarkan pola terbukti dari listingan berkinerja teratas.
Proses ini tidak cepat. Tapi bisa diulang. Dan yang lebih penting, ini menghilangkan tebakan.
Pikiran Terakhir
Optimasi kata kunci Shopee bukan tentang menjejalkan lebih banyak kata ke judul Anda. Ini tentang penyelarasan: antara permintaan pencarian dan listingan Anda, antara sumber trafik dan tujuan pertumbuhan Anda, antara apa yang dilakukan pesaing dan apa yang mereka lewatkan.
Begitu saya berhenti menebak dan mulai memvalidasi kata kunci dengan data, keputusan saya menjadi lebih tenang—dan lebih efektif.
Saya David, dan ini adalah kerangka kerja kata kunci yang sama yang saya bagikan kepada penjual yang lelah dengan optimasi coba-coba. Jika ada satu hal yang Anda ambil dari artikel ini, biarlah ini: Di Shopee, kata kunci tidak menghargai kreativitas. Mereka menghargai kejelasan.
Dan kejelasan selalu dimulai dengan memahami data di balik kata-kata.