Panduan Optimasi Listing Shopee:Membantu Penjual Meningkatkan Visibilitas
Banyak penjual Shopee tahu bahwa "Anda perlu mengoptimalkan listing produk Anda" — tetapi hanya sedikit yang benar-benar memahami bagaimana cara melakukannya atau seperti apa seharusnya tautan produk yang dioptimalkan sepenuhnya. Beberapa penjual hanya mengunggah produk, membiarkannya begitu saja, dan bertanya-tanya mengapa tidak ada traffic.
Pada kenyataannya, mengoptimalkan listing produk di Shopee tidaklah rumit — ini tentang memahami bagaimana platform menampilkan produk Anda kepada pembeli dan meningkatkan elemen-elemen yang secara langsung memengaruhi visibilitas dan klik.
Berikut adalah panduan langkah demi langkah yang detail untuk membantu setiap penjual Shopee meningkatkan tautan produk mereka dan mengubahnya menjadi pendorong traffic yang nyata.
1️⃣ Optimalkan Judul Produk Anda
Judul produk Anda adalah salah satu faktor peringkat terpenting di Shopee. Struktur judul yang baik biasanya terlihat seperti ini: Merek + Kategori + Atribut Produk + Kata Kunci Ekor Panjang + Modifier + Model.
Sebagai contoh: Xiaomi Wireless Earbuds Bluetooth 5.3 – Noise Cancelling Sports Headphones.
Tujuannya adalah untuk memasukkan informasi inti produk, poin jual, dan kebiasaan kata kunci lokal. Setiap pasar memiliki preferensi bahasanya sendiri — apa yang berhasil di satu wilayah mungkin tidak berlaku di tempat lain. Misalnya, pembeli di Taiwan mungkin mencari "芭乐", sementara yang lain menggunakan "guava" (jambu biji).
💡 Tips SEO untuk Penjual Shopee:
Urutan kata kunci penting — algoritma Shopee memberikan bobot lebih pada kata yang ditempatkan di awal judul. Namun, hindari menjejalkan semua kata kunci ber-traffic tinggi ke dalam satu judul. Untuk listing Shopee baru, lebih baik gunakan kata kunci dengan persaingan sedang di depan dan simpan kata kunci ber-volume tinggi untuk nanti setelah produk Anda mulai mendapat daya tarik.
Setelah Anda memperbarui judul, pantau Dasbor Analitik Shopee. Jika traffic organik Anda mulai naik, itu adalah tanda paling jelas bahwa optimasi Anda berhasil — listing Anda mendapat peringkat lebih tinggi karena kata kunci Anda sekarang lebih selaras dengan niat pencarian pembeli.
2️⃣ Optimalkan Gambar Produk Anda
Semua orang tahu pembeli mengklik gambar, bukan judul. Saat berbelanja online, orang secara alami tertarik pada foto yang jelas dan menarik secara visual. Jika gambar produk Anda terlihat buram, penuh sesak, atau berkualitas rendah, Anda akan kehilangan klik dalam sekejap.
Begini cara penjual Shopee dapat mengoptimalkan visual produk mereka:
✅ Gambar Utama (Thumbnail)
Ini adalah pengait Anda — yang membuat pengguna mengklik masuk ke listing Anda. Gambar ini harus bersih, fokus, dan menyoroti daya tarik inti produk Anda.
✅ Gambar Pendukung
8–9 gambar lainnya harus menampilkan poin jual, fitur produk, spesifikasi, dan skenario penggunaan. Hindari gambar yang dipenuhi terlalu banyak teks atau desain yang ramai dan mencolok — itu membuat produk terlihat murahan.
💡 Manfaat Mengoptimalkan Gambar Anda:
- Tingkat Klik-Tayang (CTR) yang Lebih Tinggi: Gambar utama yang dioptimalkan dengan baik seringkali meningkatkan CTR dari 1–4% (rata-rata) menjadi 4–6% atau lebih. Itu berarti produk Anda menarik lebih banyak perhatian.
- Waktu Keterlibatan Pembeli yang Lebih Lama: Visual yang menarik mendorong pembeli untuk menjelajah lebih lama. Jika pengguna menghabiskan 10 detik atau lebih di galeri gambar Anda, listing Anda berkinerja baik.
- Tingkat Pengembalian yang Lebih Rendah: Visual yang jelas mengurangi kesalahpahaman tentang produk. Selalu tambahkan catatan kecil seperti "pengukuran manual, mungkin ada sedikit perbedaan" untuk menetapkan ekspektasi yang akurat dan mencegah pengembalian.
3️⃣ Optimalkan Video Produk Anda
Video adalah salah satu alat yang paling jarang digunakan di kalangan penjual Shopee. Shopee merekomendasikan durasi 10–60 detik, tetapi titik optimalnya adalah 15–30 detik — cukup panjang untuk menunjukkan detail tetapi cukup singkat untuk menjaga perhatian.
Jaga rekaman Anda tetap jelas, stabil, dan realistis. Tunjukkan produk dalam aksi — penggunaan nyata membangun kepercayaan jauh lebih baik daripada tampilan statis.
Metrik yang baik: jika video Anda berdurasi 15 detik, waktu tinggal halaman rata-rata Anda seharusnya sekitar 25 detik atau lebih. Itu berarti pembeli menonton video dan menjelajahi listing Anda lebih lanjut, yang menandakan keterlibatan tinggi kepada algoritma Shopee.
4️⃣ Bangun Ulasan dan Penjualan Awal
Tidak peduli seberapa bagus visual Anda, penjual Shopee tetap membutuhkan bukti sosial. Penjualan dan ulasan awal berfungsi sebagai jangkar kredibilitas. Pembeli jauh lebih cenderung mempercayai listing dengan umpan balik positif — ini menghilangkan keraguan mereka dan meningkatkan tingkat konversi.
Lacak metrik konversi Anda setelah optimasi: jika Anda melihat peningkatan yang terlihat dalam penjualan atau rasio "tambah ke keranjang" yang lebih tinggi, itu adalah bukti bahwa optimasi listing Shopee Anda membuahkan hasil.
Bagaimana Penjual Shopee Harus Memikirkan Tahapan Optimasi
Optimasi bukanlah tindakan satu kali — ia berkembang seiring dengan tahapan produk Anda:
- Produk Baru: Fokus pada judul, gambar, dan peningkatan CTR.
- Tahap Pertumbuhan: Tekankan visibilitas dan peringkat kata kunci untuk memperluas traffic.
- Tahap Clearance (Obral): Sesuaikan konten untuk menyoroti diskon dan mendorong perputaran cepat.
Dengan memahami tahap apa produk Anda berada, setiap penjual Shopee dapat membuat keputusan optimasi yang lebih cerdas dan berbasis data, alih-alih menebak-nebak apa yang harus disesuaikan.
Pikiran Akhir
Bagi setiap penjual Shopee, tautan produk yang "sepenuhnya dioptimalkan" berarti lebih dari sekadar mengedit judul atau mengunggah beberapa gambar baru. Ini tentang memahami bagaimana platform membaca, memberi peringkat, dan merekomendasikan listing Anda — dan kemudian mengoptimalkan setiap elemen dengan tujuan.
Ketika Anda menggabungkan penempatan kata kunci yang cerdas, visual yang profesional, video yang menarik, dan bukti sosial, produk Anda tidak hanya akan ada di Shopee — ia akan berkinerja.