Apa yang Harus Dilakukan Saat Penjualan Shopee Anda Menurun? Panduan Praktis untuk Penjual
Melihat angka penjualan menurun memang bisa bikin ciut hati, apalagi kalau kamu baru mulai berjualan di Shopee. Banyak seller pemula yang langsung panik saat order tiba-tiba sepi, bingung harus mulai dari mana. Tapi ada kabar baik: fluktuasi penjualan itu hal biasa di dunia e-commerce, dan biasanya ada alasan yang jelas di baliknya.
Di artikel ini, saya akan ajak kamu melalui kerangka sistematis untuk menganalisis mengapa penjualan bisa turun dan apa yang bisa dilakukan. Ini bukan teori belaka—saya sendiri pernah menghadapi masalah ini dan melihat apa yang benar-benar berhasil dalam praktiknya.

Dua Kategori Utama Masalah
1. Faktor Eksternal: Kondisi Pasar
a) Hari Raya dan Kampanye Besar
Penjualan di Shopee sering naik turun seiring dengan hari raya musiman dan promosi besar-besaran di platform. Saat Natal, Thanksgiving, atau hari libur nasional di Asia Tenggara, pembeli cenderung berhenti belanja online dan lebih banyak menghabiskan waktu offline bersama keluarga.
Begitu juga dengan kampanye mega seperti 11.11 atau 12.12, perilaku belanja berubah drastis. Pelanggan mungkin menunda pembelian sebelum hari H, lalu boros saat event berlangsung, yang membuat penjualan turun baik sebelum maupun sesudah puncak acara. Pola ini sepenuhnya normal—ini hanyalah bagian dari efek hari raya.

b) Cuaca dan Bencana Alam
Asia Tenggara rentan terhadap topan, banjir, dan cuaca ekstrem lainnya. Saat kejadian seperti ini terjadi, logistik terganggu dan belanja konsumen melambat. Seberapa pun persiapanmu, guncangan eksternal seperti ini pasti akan memengaruhi volume order.

2. Faktor Eksternal: Perubahan Platform
Selain pergeseran pasar, Shopee sendiri terus berubah. Jika kamu berjualan tahun ini, kamu mungkin menyadari pembaruan yang muncul hampir setiap bulan.
Contohnya, iklan dulu membutuhkan pengaturan kata kunci manual, tapi kemudian Shopee memperkenalkan kampanye otomatis. Tak lama setelahnya, algoritma peringkat produk juga diperbarui, menyebabkan perubahan mendadak pada eksposur dan trafik.
Saat ini terjadi, jangan buru-buru menyalahkan diri sendiri. Pertama, periksa apakah pesaingmu mengalami penurunan yang sama. Jika trafik dan konversi semua orang turun, kemungkinan besar ini karena penyesuaian platform. Ini adalah perubahan sistemik, dan respons terbaik adalah tetap mengikuti pengumuman resmi dan beradaptasi, bukan panik.

3. Faktor Internal: Masalah Spesifik Toko
Jika penjualan pesaing stabil atau bahkan naik sementara milikmu terus merosot, maka inilah saatnya mengevaluasi operasional tokomu sendiri dengan jujur.
Tiga Penggerak Inti Penjualan
Pada akhirnya, penjualan bermuara pada tiga elemen kunci:
Trafik Tingkat Konversi Nilai Rata-rata Order (AOV)
Memecahnya satu per satu memudahkan untuk menemukan masalah dan cara memperbaikinya.
1. Trafik
Cara terbaik menilai kesehatan trafik adalah dengan melihat Tingkat Klik (CTR). Jika CTR rendah, periksa:
- Peringkat pencarian di halaman utama Shopee: Apakah produkmu muncul di posisi yang cukup tinggi?
- Dampak perubahan iklan terbaru: Apakah pembaruan iklan terakhir memengaruhi kampanyemu?
- Optimasi gambar utama dan judul: Apakah gambarmu menyoroti fitur produk yang tepat? Apakah judulmu menggunakan kata kunci yang tepat?

Tinjau juga apakah bobot atau skor kepercayaan produkmu turun. Pelanggaran, ulasan negatif yang parah, atau listingan yang kedaluwarsa bisa sangat merugikan peringkatmu.
Jika iklanmu berkinerja buruk (ROAS rendah), saatnya menyempurnakan strategi iklan. Pantau terus tutorial resmi dan studi kasus dari seller Shopee berpengalaman—seringkali mereka mengungkap penyesuaian kecil yang membuat perbedaan besar.
2. Tingkat Konversi
Konversi bergantung pada tiga hal utama:
- Kualitas listingan (optimasi halaman produk)
- Layanan pelanggan & manajemen ulasan
- Harga yang kompetitif
Kualitas listingan: Lihat halaman produk pesaingmu. Apakah mereka menambahkan video yang lebih baik, meningkatkan poin-poin penjelasan, atau mengadopsi elemen branding yang lebih kuat? Jika iya, kamu juga perlu meningkatkan level—entah dengan meng-upgrade video gambar utama, menyempurnakan deskripsi, atau mendesain ulang tata letak.

Layanan pelanggan & ulasan: Staf layanan pelanggan yang terampil bisa bertindak seperti tenaga penjualan terbaik. Selain membalas dengan cepat, mereka perlu memahami produk secara menyeluruh, menjawab pertanyaan dengan jelas, dan mengarahkan pembeli untuk melakukan pembelian. Ini tidak hanya meningkatkan konversi tetapi juga mendorong pembeli yang puas untuk meninggalkan ulasan positif.

Persaingan harga: Jika pesaing mulai memotong harga, kamu tidak selalu harus ikut terjun ke persaingan harga terendah. Sebagai gantinya, coba:
- Strategi matriks harga (produk "pengumpan trafik" harga terjangkau + produk profit kelas menengah/tinggi)
- Penawaran bundel (set, tambahan, atau penjualan silang)
- Anjuran harga yang terdiferensiasi (pertahankan satu opsi berbiaya rendah sambil menawarkan versi upgrade dengan kemasan, fitur, atau nilai tambah yang lebih baik)
3. Nilai Rata-rata Order (AOV)
Terakhir, jangan abaikan AOV. Penurunan mendadak dalam GMV mungkin hanya karena pelanggan menghabiskan lebih sedikit uang per order.
Periksa apakah diskon bundel, promosi tambahan, atau insentif penjualan silang kamu sudah kedaluwarsa. Jika iya, perbarui dengan cepat—perubahan kecil ini bisa berdampak besar pada pendapatan keseluruhan.
Penutup
Ada banyak alasan mengapa penjualan Shopee menurun—beberapa di luar kendalimu, yang lain bisa kamu atasi. Tapi dengan kerangka kerja ini, kamu akan lebih siap.
Lain kali penjualanmu turun, jangan panik. Jalankan daftar periksa: pergeseran pasar eksternal, perubahan platform, dan masalah internal toko. Kemudian analisis trafik, tingkat konversi, dan AOV-mu selangkah demi selangkah.
Dengan pendekatan terstruktur, kamu akan bisa mengidentifikasi akar penyebab dan mengambil tindakan yang tepat, alih-alih menebak-nebak dalam kegelapan.

Tips cepat: Jika kamu ingin menyelami lebih dalam penelitian kata kunci dan analitik produk, alat seperti shopdora (alat analisis data dan pemilihan produk untuk seller Shopee) bisa menghemat banyak waktumu. Ini membantu melacak tren pesaing, mengoptimalkan listingan, dan mengungkap peluang tersembunyi.